10 Macam Gaya Desain Arsitektur Rumah di Dunia dan 8 di Indonesia

Feb 3, 2019 Desain 18 Views

Wajib tahu! Arsitek atau bukan kah anda. Kumpulan berbagai macam gaya desain arsitektur rumah yang populer. Kami tampilkan 10 terpopuler di dunia dan 8 contoh gaya desain rumah paling populer di Indonesia.

Mungkin anda telah melihat berbagai macam desain-desain rumah dari website, majalah, televisi, dan sebagainya. Memang agak sukar untuk bisa memutuskan desain rumah apa yang paling sesuai dengan kepribadian kita sendiri. Ditambah jika faktor kenyamanan merupakan hal utama. Dari berbagai dan ribuan contoh desain rumah yang sering kita lihat, tahukah anda bahwa semuanya dapat dikelompokkan menjadi 10 gaya desain arsitektur.

Nah, artikel kali ini akan membahas berbagai style desain rumah. Semoga dapat menjadi inspirasi anda dalam memilih rumah seperti apa yang akan anda bangun di masa depan yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, kenyamanan, dan kepribadian tiap individu.

Tentunya terdapat banyak pertimbangan tentang apa yang terbaik untuk desain rumah Anda. Kesesuaian dengan iklim dan cuaca terkadang menuntut gaya desain rumah tertentu.

Selain itu, ketika memilih gaya arsitektur dominan untuk rumah, anda juga harus mempertimbangkan lanskap dan bangunan di sekitar lokasi rumah yang akan anda bangun nantinya. Opsi termudah adalah dengan berkonsultasi dengan jasa arsitek untuk menemukan gaya yang sempurna bagi anda. Seorang arsitek yang baik bahkan dapat mencampur dan mencocokkan aspek dari gaya yang tidak hanya menarik namun juga nyaman bagi kepribadian anda.

Kita akan mulai dari 10 gaya desain arsitektur rumah yang terkenal dan sering dijumpai di perumahan kebanyakan orang di dunia, khususnya penduduk negara-negara maju.

1.Gaya Modern

Arsitektur modern bangkit di dunia setelah terjadinya Perang Dunia II. Gaya rumah modern ini menjadi gaya arsitektur yang umum digunakan selama periode ini.

https://www.homestratosphere.com

Arsitektur modern dianggap telah bangkit dan semakin maju setelah peristiwa Revolusi Industri. Hal ini didukung dengan kemampuan teknologi baru. Gaya ini juga dipercaya sebagai reaksi terhadap aliran eklektisme dan kemewahan di masa era Victoria. Model desain rumah modern kadangkala juga berorientasi pada karya seni seperti Art Nouveau.

https://pexels.com

Contoh-contoh arsitektur modern awal yang dikatakan menggunakan bahan konstruksi baru adalah Crystal Palace Paxton di London, yang memanfaatkan besi, dan Kuil Persatuan Frank Lloyd Wright di Chicago, yang memanfaatkan beton.

Ciri gaya rumah modern: Rumah-rumah modern umumnya berbentuk kotak dan geometris dengan atap relatif datar. Biasanya juga memiliki tampilan tepi jalan yang dramatis untuk mendukung nuansa modernitasnya. Komponen material yang biasa digunakan seperti kaca, baja, dan beton. Karakter yang sangat umum dari rumah modern adalah penggunaan dinding putih yang solid.

Ciri umum lainnya seperti adanya jendela yang menjulur dari lantai ke langit-langit disertai fitur eksterior yang tidak biasa. Dalam hal dekorasi interior, rumah gaya modern memanfaatkan denah lantai tipe terbuka. Rumah yang berdesain gaya modern juga lebih berfokus pada fungsi daripada desain. Ciri lainnya adalah dijumpainya garis geometris yang bersih dan berulang-ulang di berbagai bagian interior rumah.

2. Gaya Victoria

Model rumah ala era Victoria juga populer khususnya di permukiman penduduk Amerika Utara. Namun demikian, awal mula gaya ini tercipta dari Inggris. Rumah bergaya Victoria tercipta dari kebebasan yang pada saat terjadinya revolusi industri. Teknologi baru pada saat itu memberikan kesempatan untuk membangun rumah dengan teknik yang detil dan rumit. Arsitektur ini muncul antara tahun 1830 dan tahun 1910 pada masa pemerintahan Ratu Victoria.

https://www.homestratosphere.com

Gaya Victorian ini juga memiliki modifikasi sub-style diantaranya: gaya Gothic revival, Italianate, Second Empire, Queen Anne, dan gaya Romanesque.

Rumah-rumah di bawah pengaruh gaya ini umumnya dibuat dengan teras yang terbuat daru bahan bangunan umum seperti batu bata atau batu lokal.

homebuilderdigest.com
homebuilderdigest.com

Rumah model Victoria memiliki desain yang rumit dan sangat detail baik di dalam maupun di luar. Selain itu, model rumah-rumah ini dibangun khusus untuk meningkatkan estetika tampilan desain fungsionalitas bangunan. Rumah-rumah seperti ini memiliki denah lantai yang asimetris, pitch atap yang curam dengan atap, teras berornamen besar, dan menara-menara besar. Secara gaya, rumah-rumah ini sering memiliki hiasan lis, cerah, warna aneh, jendela alis, dan pagar dekoratif.

Bentuk-bentuk kamar di rumah gaya Victorian tidak teratur tetapi menawarkan banyak peluang untuk teluk jendela, tempat duduk yang nyaman, dan ruang makan yang akrab. Kesemuanya berpadu di dalam sebuah bentuk rumah yang unik. Keberadaan teras besar membungkus rumah memungkinkan si punya rumah untuk menghubungkan ruang dalam, ruang luar ruang, dengan kamar-kamar.

3. Gaya Cape Cod

Mungkin namanya terdengar sedikit asing bagi non-arsitek. Sebelum tergantikan oleh gaya Colonial Revival dari tahun 1930-an hingga era 50-an, gaya Cape Cod diciptakan setelah kolonis dari Inggris yang tiba di New England.

homestratosphere.com

Koloni tersebut memodifikasi sebuah aula dan ruang-rumah Inggris dengan tujuan untuk mengatasi cuaca badai yang sering mengganggu di negara itu.

homebuilderdigest.com

Setelah beberapa generasi, model gaya rumah ini memiliki beberapa versi seperti rumah dengan lebih dari satu lantai yang dibuat dari papan kayu, daun jendela atau sirap eksterior. Istilah “Cape Cod House” sendiri diajukan kepada Pendeta Timothy Dwight IV pada tahun 1800. Dia juga merupakan pimpinan Universitas Yale dari tahun 1795 hingga 1817.

4. Gaya Greek Revival

Seorang profesor Arsitektur dari Royal Academy Arts bernama Charles Robert Cockerell merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Greek Revival ini pada tahun 1842. Gaya ini dikatakan sebagai gerakan arsitektur terutama di seputaran Eropa Utara dan Amerika Serikat pada akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Aktifnya eksplorasi di gaya ini merupakan alasan mengapa gaya Greek Revival tetap bertahan dari budaya sebelumnya dan hingga saat ini.

homestratosphere.com

Rumah gaya Greek Revival umumnya memiliki fitur eksterior yang sangat menonjol. Kolom tebal, sering berwarna putih, mengapit pintu masuk depan dan mendukung serambi yang membentang dari sisi lebar rumah.

homebuilderdigest.com

Beberapa rumah model Greek Revival juga memiliki beranda yang membungkus sisi rumah dan / atau teras depan lantai dua. Atap biasanya atap pelana atau pinggul bernada rendah. Jendela biasanya ditempatkan tinggi dan secara simetris di seluruh fasad. Bahan bangunan biasanya menggunakan plesteran, kayu, dan terkadang batu. Rumah-rumah tersebut sering dicat putih atau diberi sentuhan menyerupai batu atau marmer tiruan.

5. Gaya Ranch

Gaya rumah ala Ranch (artinya: Rumah peternakan), kadang-kadang disebut juga gaya rambler, merupakan rumah berlantai satu dengan tapak horizontal yang panjang. Umumnya dikaitkan dengan arsitek California yang bernama Cliff Mays dan dibuat modis oleh Frank Lloyd Wright. Model rumah ala peternakan ini dulunya dipopulerkan pada era 1950-an. Gaya pasca perang ini merayakan dampak tidak langsung dari adanya tanah murah yang melimpah di pinggiran kota yang luas.

https://architizer.com

Model rumah peternakan biasanya berbentuk persegi panjang, berbentuk L, atau berbentuk U. Struktur model horizontal yang panjang memungkinkan terhubung ke luar ruangan.

portsidebuilders.com

Terlebih lagi, sebagian besar kamar di rumah gaya ini memiliki pemandangan bagian depan dan belakang rumah sehingga dapat memanjakan mata penghuninya. Tata letak rumah gaya Ranch yang model panjang juga memungkinkan pembagian yang mudah antara ruang tamu dan ruang tidur.

6. Gaya Craftsman

Gaya arsitektur ini dikenal awalnya sebagai gerakan Seni dan Kerajinan Amerika. Yakni merupakan gerakan para arsitektur lokal Amerika yang dimulai pada abad ke-19. Popularitasnya bahkan dapat bertahan hingga tahun 1930an. Ide-ide gaya arsitektur rumah Craftsman berakar dari desain komprehensif dan gerakan seni dalam Revolusi Industri.

homebuilderdigest.com

Inti dari model desain rumah gaya Craftsman adalah tentang bagaimana mempertahankan nilai-nilai tinggi produk buatan tangan dan beberapa bahan alami lainnya di dalam perpaduan sebuah desain hunian tempat tinggal. Bentuk umum hunian model ini mirip dengan model bungalow.

https://houseplansandmore.com

Gaya rumah Craftsman menempatkan penekanan pada bahan alami dan cenderung memiliki struktur yang simetris. Rumah model ini umumnya memiliki atap agak rendah dengan gables yang sering diratakan, atap yang menjorok, serta teras depan yang lebar dengan tiang atau alas meruncing yang memanjang hingga ke permukaan tanah.

Elemen populer yang sering dijumpai salah satunya adalah batu buatan tangan dan dekorasi dari kayu. Rumah gaya ini sangat cocok untuk kombinasi warna yang khas.

7. Gaya English Cottage

Rumah model Cottage sangat terkenal di Amerika Serikat selama tahun 1920-an dan 1930-an. Cottage ala Inggris merupakan rumah-rumah pedesaan bergaya Tudor besar yang muncul pada akhir abad ke-19. Secara tradisional, rumah-rumah model Cottage mirip rumah-rumah pondok pertanian Inggris yang minimalis. Hunian tersebut disediakan bagi para petani yang kemudian ditiru dan dibawa ke Amerika dalam berbagai buku-buku desain.

homestratosphere.com

Pda masa arsitektur modern saat ini, hunian model pondok berarti tempat tinggal yang sederhana dan nyaman. Rumah bergaya desain pondok biasanya dibangun di daerah pedesaan atau semi-pedesaan. Di Inggris, kata cottage mengindikasikan hunian kecil yang dibangun secara tradisional.

Tentu pada masa sekarang gaya Cottage sering digabungkan dengan proyek-proyek modern yang menyerupai gaya tradisional. Di Amerika, istilah Cottage sering digunakan untuk menunjukkan rumah liburan kecil. Ya agak sedikit berbeda sich, tapi gaya rumah pondok memang cukup populer di dunia.

8. Gaya Spanyol

Arsitektur gaya Spanyol bukan hanya tentang struktur. Bangunan model Spanyol tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga merupakan sebagai sarana komunikasi. Nilai-nilai komunitas seringkali tercerminkan dalam arsitektur rumah gaya Spanyol, rumah ibadah bagi orang Kristen, Muslim atau Yahudi, merupakan contohnya.

Gaya ini membawa tradisi arsitektur rakyat Spanyol dalam bentuk struktur seperti kuil. Uniknya, gaya ini dapat menunjukkan dampak politik yang kemudian memunculkan hunian layaknya istana.

Ciri-ciri rumah gaya Spanyol ini cukup sederhana pada dasarnya. Rumah bergaya ini sering memiliki plesteran atau fasad dari material batu. Eksteriornya cenderung seragam serta memiliki penampilan yang kalem.

Atap rumah ala Spanyol mungkin terkesn datar atau dengan sudut kemiringan kecil dan terbuat dari ubin, batu, atau bahkan tanah liat. Ubin merah adalah bahan umum untuk membaangun atap. Eksterior yang digunakanpun seringkali cenderung dicat putih atau dengan nada bersahaja ringan.

9. Gaya Tudor

Gaya arsitektur Tudor merupakan perkembangan terakhir arsitektur pada masa abad pertengahan yakni selama periode Tudor pada tahun 1485 sampai dengan tahun 1603. Di dalam masa-masa ini, arsitektur gaya Renaisans Inggris mulai diperkenalkan. Periode Tudor berkembang secara struktural sekitar era 1500 dan 1560 dengan mengikuti gaya Gothic Perpendicular yang terakhir. Gaya ini dirasa sudah ketinggalan zaman oleh arsitektur Elizabethan pada tahun 1560.

homebuilderdigest.com
homestratosphere.com

Gaya Vernacular atau juga disebut gaya Tudor dikenal dengan adanya bangunan setengah kayu. Namun demikian, apa yang umumnya kita sebut sebagai rumah gaya Tudor secara teknis adalah arsitektur Tudor Revival yang dikembangkan selama abad ke-19 di Inggris.

10. Gaya Kontemporer

Banyak orang yang terkadang rancu dengan gaya kontemporer vs gaya modern.

Rumah Gaya Kontemporer adalah rumah era modern populer antara 1960-an hingga 1970-an. Hal yang umum dijumpai dalam gaya ini adalah adanya jendela kaca plat besar, baik yang terbuat dari logam ataupun dari beton. Jendela-jendela tersebut memberikan hiasan berupa tampilan alami kayu atau batu dipadukan dengan bentuk-bentuk geometris seperti bulat dan persegi panjang. Beberapa arsitek menggabungkannya dengan gaya lain.

homestratosphere.com

Bentuk-bentuk asimetris juga dijumpai dalam desain kontemporer. Bantuan pencahayaan alami memberikan sorotan yang memungkinkannya menembus jendela besar dan pintu geser.

Walaupun gaya rumah kontemporer ini tidak terlalu memiliki banyak detail dan ornamen, tekstur dengan garis yang bersih dan halus sring dijumpai. Hal ini menjadikan rumah itu sendiri bersatu dengan lansekap. Ruang dapat terkoneksi dengan pintu besar dan interior terbuka. Karena gaya ini dikenal dinamis, gaya rumah ini juga memiliki pengecualian seperti jarang menggunakan sentuhan industri dari baja dan perabotan modern.

Nah, itu dia 10 gaya desain rumah yang populer di dunia. Lalu bagaimana dengan di Indonesia?

Yuk simak 8 gaya model desain hunian yang populer di negeri kita ini, Indonesia tentunya.

1.Gaya Kontemporer

Karakter dominan dari gaya desain rumah kontemporer di Indonesia adalah penggunaan warna-warna netral seperti hitam, putih, juga abu-abu. Trik penggunaan warna-warna yang tidak menonjol inilah yang membuat gaya desain rumah ini dapat diselaraskan dengan gaya lain sehingga lahirlah anak cabangnya seperti gaya kontemporer-modern, kontemporer-elektrik, dsb. Trik sederhana untuk menampilkan nuansa gaya kontemporer yang dapat anda ikuti di antaranya: memilih warna-warnaa netral dan gelap, jangan gunakan warna pop yang mencolok mata seperti merah, pink, biru muda, gunakan motif, corak, atau pola yang tidak terlalu abstrak, tata barang-barang didalam rumah serapi mungkin, gunakan garis yang halus dan tegas, juga hindari menaruh pernak-pernik terlalu banyak untuk menjaga rasa minimalis modern di dalamnya.

Pinterest.com
Aedi Interior via Sejasa.com

2. Gaya Bohemian

Gaya ini sangat cocok dengan kepribadian yang santai dan suka kebebasan. Gaya desain rumah Bohemian umumnya dipakai oleh orang-orang yang mau rumahnya nampak nyaman dengan kesan yang cukup artistik. Penerapkan konsep ini membutuhkan ide kreatif dari pola yang kaya warna-warna cerah. Warna merah atau ungu biasanya sering digunakan.

eurlturquetbatiment.com

Kunci utama dari gaya rumah ini adalah sikap hati-hati dalam menampilkan unsur “keberantakan” yang disengaja ini. Bagaimana agar kesan berantakan tersebut tetap memiliki nilai artistik tersendiri. Hal ini tentunya cukup berbeda dengan gaya kontemporer di atas, gaya desain Bohemian ini lebih menampilkan pola unik dengan banyak aksesoris di dalamnya. Hmmm,.. menarik bukan?

3. Gaya Vintage

Desain rumah bergaya arsitektur vintage tidaklah terlalu sulit pada dasarnya. Hal ini karena hanya dibutuhkan sedikit permainan dengan perabot vintage sebagai interior. Barang-barang seperti cangkir, guci antik, meja kayu, dan lain sebagainya.

tripadvisor.com

Gaya desain hunian ini cocok bagi pencinta barang-barang antik dan penyuka hal-hal kuno. Ya, sesuai dengan namanya, Vintage. Desain model vintage cukup cocok diterapkan di banyak rumah di Indonesia. Misal, penggunaan barang-barang klasik traditional Jawa, Sumatra, Kalimantan, Papua, dll. Hal ini terlihat dengan banyak munculnya kafe maupun resto bertema Vintage.

Desain bangunan vintage dapat membawa penghuninya serasa menilikbalik ke masa-masa tahun 70-an. Penggunaan meja kayu, gorden floral-vintage, jam dinding kuno, akan cukup membantu menghadirkan suasana Vintage di dalam ruangan. Beberapa desain vintage yang umum digunakan yaitu ala Eropa Klasik, Western, atau lokal Indonesia.

4. Gaya Industrial

Gaya desain hunian model industrial ini mulai naik daun di Indonesia. Hal ini karena penggunaan ide kreatif yang dipadukan dengan barang-barang daur ulang. Alhasil, tidak hanya estetika keindahan yang dicapai namun juga lebih irit dari segi anggaran. Trims kepada penggunaan barang bekas melalui mekanisme recycling dan reuse.

impressiveinteriordesign.com

Desain rumah Industrial memerlukan penataan barang dan properti dengan sangat rapi. Bahan utama yang umum dipakai untuk mendesain rumah bergaya indutri seperti kayu lapuk, beton, dan baja. Tambahan pencahayaan dalam rumah dapat menjadi ciri khas. Pengaturan jendela dan sumber cahaya yang tepat membantu mengurangi penggunaan lampu yang ujungnya juga dapat mengirit pengeluaran energi listrik.

Efisiensi merupakan konsep utama dari model gaya desain ini.

5. Gaya Modern

Gaya desain rumah modern populer tidak hanya di luar negeri saja, tapi juga di Indonesia. Ciri bangunan desain arsitektur modern adalah penggunaan atap datar dan rendah serta jendela yang besar horisontal. Umumnya, arsitektur gaya modern menggunakan material yang agak mahal tapi memiliki kualitas tinggi seperti marmer, panel kayu, dan batu.

architecturebeast.com

6. Gaya Tropical

Memang sih Indonesia merupakan negara tropis. Namun hal ini justru menumbuhkan style desain hunian yang menunjukkan jati diri rumah di Indonesia. Penggunaan berbagai jenis tumbuhan menjadi andalan utama untuk memperoleh gaya desain rumah tropikal.

chriscloutdesign.com

Gaya desain ini menitikberatkan kesan yang alami dengan adanya pepohonan dan tumbuhan. Penggunaan jendela-jendela besar penting dalam desain bangunan ini untuk memaksimalkan sirkulasi udara.

7. Gaya Rumah Minimalis

Desain rumah minimalis adalah gaya rumah yang paling diminati masyarakat Indonesia. Tentu orientasi dari gaya ini adalah tampilan rumah yang cukup stylish, tidak ribet, tidak kompleks, tetapi elegant nan terkesan modern bersahaja. Yang paling utama, tentunya lebih irit dari sisi budget.

syonpress.com

Minimalisme berdasarkan kesederhanaan mendapatkan ketenarannya cukup lama sebagai salah satu filosofi desain arsitektur rumah. Teori minimalisme sendiri berfokus pada perencanaan desain rumah dengan konsep simpel. Sederhana baik dari segi penggunaan material, bentuk, ruang, detail, dan aplikasi warna.

Pinterest.com

Ciri dominan dari desain arsitektur hunian minimalis adalah kesederhanaan dalam bentuk dan fungsi. Efisiensi ruang menjadi kunci utama. Aplikasi finishing dinding dan cladding, ruang terbuka yang bersih serta pencahayaan yang memadai menjadi karakteristik andalan. Penggunaan dekorasi interior dengan detail sederhana dikombinasikan dengan penggunaan material visual, dan tekstur secara efektif menghadirkan efek minimalisme yang keren.

8. Gaya Rumah Kaca

Rumah kaca atau Glass House sekarang tidak lagi terkerucut pada nama rumah untuk menumbuhkan tanaman. Konsep bangunan dengan banyak kaca kini mulai menjadi trend untuk hunian masyarakat modern yang menginginkan eksistensi diri sekaligus aware terhadap lanskap sekitaran.

trendir.com

Gaya desain arsitektur hunian yang satu ini adalah kombinasi gaya rumah modern dan gaya minimalis yang sudah dijelaskan di atas. Aplikasi atap datar dan rendah dengan bangunan yang dikelilingi oleh kaca menjadi ciri fisik bangunan rumah gaya ini.

Tujuannya jelas bukan hanya untuk mendapatkan intensitas pencahayaan yang mumpuni. Kesan mewah yang ditampilkan dengan penggunaan material kaca juga memberikan alasan tersendiri.

Nah, bagaimana gengks,..? Mana nih gaya desain rumah favoritmu? Jangan sungkan untuk kasih tahu kita-kita di kolom komentar di bawah ya. Semoga gaya desain rumah yang kamu inginkan bisa terwujud menjadi hunianmu di masa yang akan datang.

Tag : Cape Codcontoh desain rumahdesain arsitektur rumahdesain rumah bohemiandesain rumah kacadesain rumah minimalisgaya arsitektur moderngaya craftsmangaya desain arsitekturgaya desain rumahgaya desain rumah indonesiaGreek revivalmacam gaya desain rumah indonesiarumah kontemporer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Might Also Like

10 Contoh Balkon Nyaman Tempat Santai

Feb 3, 2019 Desain 13 Views